Sebut Penyuluh Ujung Tombak Kemenag, Kakan Kemenag Merangin: Hadirkan Solusi dan Dampak Nyata bagi Masyarakat

Senin, 19 Januari 2026 - 14:50 WIB

Sebut Penyuluh Ujung Tombak Kemenag, Kakan Kemenag Merangin: Hadirkan Solusi dan Dampak Nyata bagi Masyarakat

Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Merangin menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Pembinaan dan Peningkatan Kinerja Penyuluh Agama Islam Tahun 2026. Kegiatan strategis ini dilaksanakan di Aula Kantor Kemenag Merangin, Senin (19/1/2026).

Rakor ini merupakan agenda rutin tahunan yang bertujuan untuk mengevaluasi kinerja tahun sebelumnya sekaligus merumuskan rencana program kerja yang terukur dan berdampak bagi masyarakat untuk satu tahun ke depan.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Merangin H. Khusaini S.Ag., M.H., Kepala Seksi (Kasi) Bimas Islam Dr. H. Ramli, S.Ag., M.Pd.I, Ketua Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (IPARI) Kabupaten Merangin M. Su’ud, S.Ag., jajaran staf Bimas Islam, serta seluruh anggota IPARI yang merupakan ASN Penyuluh Agama Islam Kemenag Merangin.

Mengawali rangkaian sambutan, Ketua IPARI Kabupaten Merangin, M. Su’ud, S.Ag., menegaskan komitmen organisasi profesi tersebut dalam mendukung program kementerian. "Rakor ini adalah agenda rutin IPARI di setiap awal tahun untuk merencanakan dan merealisasikan program yang akan disusun. Meski kami penyuluh memiliki volume kerja yang tinggi, kami tetap berkomitmen agar setiap harinya dapat terus meningkatkan kualitas kinerja," ujarnya.

Selanjutnya, Kasi Bimas Islam, Dr. H. Ramli, S.Ag., M.Pd.I, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan manifestasi dari tugas pokok dan fungsi seksi Bimas Islam dalam aspek pelayanan, pembinaan, dan pengawasan. "Peserta yang mengikuti kegiatan ini sebanyak 64 penyuluh yang terdiri dari Penyuluh PNS dan PPPK. Dengan adanya rakor ini, kami berharap dapat merancang program yang presisi bagi penyuluh, sehingga kinerja Penyuluh Agama Islam Kemenag Merangin dapat meningkat secara signifikan," lapornya.

Sementara itu, Kepala Kantor Kemenag Merangin, H. Khusaini S.Ag., M.H., dalam arahan dan pembinaannya menekankan posisi vital Penyuluh dalam Kementerian Agama. Ia menyebut Penyuluh sebagai "Ujung Tombak" yang menjadi wajah Kemenag di tengah masyarakat. "Penyuluh Agama adalah ujung tombak Kemenag di masyarakat. Bapak/Ibu-lah yang membawa marwah Kemenag ke lingkungan sosial. Manfaatkan peran strategis ini tidak hanya untuk syiar dakwah verbal, tetapi juga memberikan pencerahan, salah satunya menyampaikan pesan Moderasi Beragama yang menyejukkan," tegas Kakan Kemenag.

Lebih jauh, Kakan Kemenag mengajak para Penyuluh untuk memperluas spektrum dakwahnya agar memberikan dampak yang lebih konkret, termasuk dalam isu pemberdayaan ekonomi. "Kehadiran Bapak/Ibu penyuluh harus memberikan dampak nyata dalam kehidupan masyarakat. Selain isu agama, penyuluh juga harus peka dan bisa membantu mencari jalan tengah atau solusi terkait persoalan ekonomi umat yang menjadi salah satu isu krusial saat ini," tambahnya.

Menutup arahannya, Kakan Kemenag mengingatkan pentingnya pemetaan sosial dan kolaborasi. "Peran penyuluh juga harus mengerti situasi dan kondisi di lingkungan sekitar. Terakhir, saya tak bosan menekankan untuk terus tingkatkan kinerja dan bersinergi. Karena peran di masyarakat sangat besar, penyuluh wajib berkoordinasi erat dengan Tokoh Masyarakat setempat," pungkasnya.

Kegiatan rakor berjalan dengan lancar dan dinamis, diikuti antusiasme tinggi dari 64 anggota IPARI yang siap mengimplementasikan program kerja tahun 2026.

Berita Lainnya

Temukan berita terbaru dan terkini terkait kegiatan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jambi.