Pimpin Upacara HAB ke-80, Wabup Merangin Ajak ASN Kemenag Jadi Aktor Penguat Kerukunan Umat
Minggu, 04 Januari 2026 - 17:15 WIB
Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Merangin menggelar Upacara Peringatan Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama Republik Indonesia. Puncak peringatan hari lahir korps "Ikhlas Beramal" ini berlangsung khidmat di Halaman Kantor Kemenag Merangin, Sabtu (3/1/2026).
Bertindak selaku Inspektur Upacara pada kesempatan istimewa ini adalah Wakil Bupati (Wabup) Merangin, Drs. H. Abdul Khafidh M.M.
Turut hadir sebagai tamu undangan kehormatan, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Pejabat Daerah Kabupaten Merangin, serta Stakeholder terkait. Hadir pula sebagai tuan rumah, Kepala Kantor Kemenag Merangin H. Khusaini, S.Ag. M.H., Kepala Subbagian Tata Usaha Abdul Aziz, M.Pd.I, para Kepala Seksi, Kepala Madrasah, Kepala KUA Kecamatan, serta seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kemenag Merangin.
Peringatan HAB ke-80 tahun ini mengusung tema besar "Umat Rukun dan Sinergi, Indonesia Damai dan Maju", merujuk pada Surat Edaran Nomor 39 Tahun 2025. Tema ini menjadi refleksi perjalanan panjang Kementerian Agama dalam merawat kebinekaan Indonesia.
Dalam amanat tertulis Menteri Agama RI yang dibacakan oleh Wabup Merangin, ditekankan kembali peran strategis dan historis kementerian ini dalam menjaga harmoni kehidupan berbangsa dan bernegara. "Delapan puluh tahun perjalanan ini menegaskan bahwa Kementerian Agama didirikan sebagai penjaga nalar agama dalam bingkai kebangsaan. Kini, peran tersebut semakin luas dan semakin krusial: meningkatkan kualitas pendidikan agama dan keagamaan, merawat kerukunan umat beragama yang berlandaskan cinta kemanusiaan, memberdayakan ekonomi umat, serta memastikan agama hadir sebagai sumber solusi bagi persoalan bangsa," ujar Wabup dalam pidatonya.
Tantangan Era Digital dan Kecerdasan Buatan
Selain menyoroti kerukunan, amanat tersebut juga menyinggung kesiapan birokrasi Kementerian Agama dalam menghadapi disrupsi teknologi, khususnya kehadiran Artificial Intelligence (AI). Wabup menyampaikan pesan Menteri Agama agar ASN Kemenag mampu mengisi ruang digital dengan konten yang menyejukkan. "Kita harus memastikan bahwa algoritma masa depan tidak hampa dari nilai ketuhanan dan kemanusiaan. AI harus kita kawal agar menjadi alat pemersatu dan penguatan kerukunan, bukan pemicu disinformasi dan perpecahan," tegas Wabup.
Di penghujung amanatnya, Wabup mengajak seluruh jajaran ASN Kemenag Merangin untuk terus bertransformasi, berinovasi, dan beradaptasi guna menghadirkan pelayanan publik yang responsif."Dengan semangat umat rukun dan sinergi, Indonesia damai dan maju, marilah kita satukan tekad untuk terus mengabdi dan menjadi cahaya pencerah bagi bangsa," pungkasnya menutup amanat.
Penganugerahan Satyalancana dan Tasyakuran
Rangkaian upacara HAB ke-80 tidak hanya berhenti pada seremoni pengibaran bendera. Sebagai bentuk apresiasi negara, acara dilanjutkan dengan penyematan tanda kehormatan Satyalancana Karya Satya kepada sejumlah ASN Kemenag Merangin yang telah menunjukkan kesetiaan pengabdian selama 10, 20, dan 30 tahun.
Selain itu, sebagai wujud kepedulian sosial, Kemenag Merangin juga menyerahkan santunan kepada para mustahik, menegaskan kehadiran kementerian tidak hanya dalam aspek administratif tetapi juga sosial kemasyarakatan.
Usai upacara, suasana khidmat berganti menjadi penuh keakraban dalam acara Tasyakuran HAB ke-80. Momen ini dimanfaatkan untuk pembagian hadiah dan piala kepada para pemenang lomba mulai dari olahraga, seni, hingga keagamaan yang telah digelar secara maraton sejak tanggal 5 hingga 20 Desember 2025 lalu.
Perayaan ini menjadi penutup yang manis bagi seluruh rangkaian kegiatan HAB, sekaligus pemantik semangat baru bagi keluarga besar Kemenag Merangin dalam menyongsong tahun kerja 2026.


