Meningkatkan Iman di Bulan Suci, Kemenag Tanjab Timur Gelar Kultum Dzuhur di Musala Al-Ikhlas
Senin, 23 Februari 2026 - 14:58 WIB
MUARA SABAK – Dalam rangka menyemarakkan syiar Ramadan 1447 H, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tanjung Jabung Timur rutin menggelar kegiatan kultum (kuliah tujuh menit) setelah pelaksanaan salat Dzuhur berjamaah di Musala Al-Ikhlas yang berada di kantor Kemenag Tanjab Timur.
Kegiatan yang berlangsung pada Senin (23/02) ini dipimpin langsung oleh Kasubbag Tata Usaha, H. Aspendri Indra, dan dihadiri oleh seluruh jajaran pegawai. Kepala Kantor Kemenag Tanjung Jabung Timur, H. Muhammad Ikbal, dalam arahannya menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas kesempatan beribadah di tahun ini.
"Alhamdulillah, kita patut bersyukur kepada Allah SWT karena masih diberikan umur dan kesehatan untuk bertemu kembali dengan bulan Ramadan yang penuh berkah ini. Mari kita manfaatkan momentum ini untuk meningkatkan kualitas pengabdian dan ibadah kita," ujar H. Muhammad Ikbal.
4 Pilar Ketaqwaan Menurut Ali bin Abi Thalib
Pada kesempatan tersebut, H. Abdul Mutalib, selaku Penyuluh Agama Islam, hadir memberikan tausiyah singkat. Beliau memaparkan materi mengenai "4 Pilar Ketaqwaan" merujuk pada pesan sahabat Rasulullah, Ali bin Abi Thalib KW, sebagai bekal menjalani puasa:
-
Al-Khaufu minal Jalil (Takut kepada Allah yang Maha Agung): Menumbuhkan rasa takut untuk melanggar larangan-Nya meski tanpa pengawasan manusia.
-
Al-Amalu bit-Tanzil (Beramal sesuai Tuntunan): Memastikan setiap ibadah dan pekerjaan didasari oleh syariat dan aturan yang benar.
-
Ar-Ridha bil-Qalil (Bersyukur atas Nikmat yang Sedikit): Melatih hati untuk tetap qanaah dan tidak kufur nikmat meski dalam keterbatasan.
-
Al-Isti’dadu li Yaumir-Rahil (Mempersiapkan Diri Menghadapi Kematian): Menjadikan Ramadan sebagai sarana mengumpulkan bekal terbaik sebelum kembali ke hadirat-Nya.
Kegiatan kultum ini diharapkan dapat mempererat silaturahmi antar pegawai sekaligus menjadi sarana charging iman di tengah kesibukan menjalankan tugas kedinasan selama bulan suci.
Penulis: Kartika Irmawati


