Dua Penyuluh Agama dari Jambi Terpilih Menulis Teks Khutbah di Platform E-Lipski Kemenag RI
Selasa, 10 Februari 2026 - 11:06 WIB
Kemenag (Humas) - Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh penyuluh agama asal Provinsi Jambi khususnya dari Kabupaten Batang Hari. Dua orang penyuluh agama yang tergabung dalam komunitas Pena Da’i Nusantara, yakni Ahmad Januarsyah, S.Sos., M.H. dan Selamat Riyadi, S.Kom.I, M.Pd. terpilih menjadi perwakilan Provinsi Jambi dalam penulisan teks khutbah pada platform E-Lipski Kementerian Agama Republik Indonesia.
Terpilihnya kedua penyuluh tersebut merupakan bentuk kepercayaan sekaligus pengakuan atas kapasitas keilmuan, pengalaman dakwah, serta kemampuan literasi keagamaan yang dimiliki. Melalui E-Lipski, Kementerian Agama RI menghadirkan khutbah-khutbah berkualitas, moderat, dan mencerahkan sebagai rujukan bagi para khatib di seluruh Indonesia.
Ahmad Januarsyah, S.Sos., M.H. menyampaikan keterlibatan ini menjadi amanah besar dalam menyuarakan pesan-pesan keislaman yang sejuk, persuasif, dan relevan dengan kondisi masyarakat saat ini. Senada dengan itu Selamat Riyadi, M.Pd. menegaskan pentingnya peran penyuluh agama dalam menghadirkan khutbah yang tidak hanya bernilai normatif, tetapi juga solutif dan membangun karakter umat.
H. Zeifni Ishaq, M.H.I. selaku Kepala Kemenag Kabupaten Batang Hari sangat mengapresiasi dengan terpilihnya dua orang penyuluh Agama Kabupaten Batang hari menjadi Penulis Naskah Khutbah di Perpustakaan Kementrian Agama. Beliau Menyampaikan Keikutsertaan dua penyuluh agama dari Jambi ini diharapkan dapat menginspirasi penyuluh lainnya untuk terus meningkatkan kompetensi, khususnya dalam bidang penulisan dan penguatan dakwah berbasis literasi. Selain itu, hal ini juga menjadi bukti bahwa penyuluh agama daerah mampu berkontribusi secara nasional dalam pengembangan dakwah Islam yang rahmatan lil ‘alamin.
Dengan capaian ini, Provinsi Jambi kembali menunjukkan perannya dalam mendukung program-program strategis Kementerian Agama RI, khususnya dalam penguatan moderasi beragama melalui mimbar khutbah.
Penyunting: Hebly Fauzan Naufal


