Pembinaan : Jaga Integritas, ASN BerAkhlak Pelayanan Lebih Berdampak

Selasa, 10 Februari 2026 - 08:02 WIB

Pembinaan :  Jaga Integritas, ASN BerAkhlak Pelayanan Lebih Berdampak

Sarolangun — Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sarolangun menggelar kegiatan Pembinaan Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai upaya meningkatkan disiplin, kinerja, dan kualitas tata kelola pemerintahan, Senin (9/2/2026) di Aula Kankemenag Sarolangun. Kegiatan ini diikuti oleh Kasubbag TU, para kepala seksi, kepala madrasah negeri, kepala KUA, pengawas, penghulu, penyuluh, hingga CPNS di lingkungan Kemenag Sarolangun dengan tema "memupuk integritas, nilai ASN BerAkhlak untuk pelayanan lebih berdampak".

Kegiatan dibuka oleh Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Sarolangun yang diwakili oleh Kasubbag Tata Usaha, Afrizal, S.Pd.I., M.H. Dalam sambutannya, Afrizal menyampaikan bahwa pembinaan ASN menjadi momentum penting untuk meningkatkan kinerja, kedisiplinan pegawai, agar tercapai kinerja organisasi dengan sangat baik. Sebagai aparatur hendaknya menjaga integritas dan memperkuat nilai nilai ASN BerAkhlak (Berorientasi pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmoni, Loyal, Adaptif dan Kolaboratif) agar pelayanan berdampak. Disisi lain kepatuhan terhadap regulasi  dan tata kelola organisasi harus baik.

Selanjutnya Kabag TU Mewakili Kakanwil Kemenag Prov. Jambi
 H. Faizan, S.Ag., M.H. dalam materinya menegaskan bahwa kinerja Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Jambi merupakan akumulasi langsung dari kinerja seluruh satuan kerja di kabupaten/kota. Oleh karena itu, setiap unit kerja memiliki peran strategis dalam menentukan capaian kinerja organisasi secara keseluruhan.

Ia menjelaskan bahwa Perjanjian Kinerja Kanwil Kemenag Provinsi Jambi Tahun 2026 telah ditandatangani bersama Sekretaris Jenderal Kemenag RI, Kamaruddin Amin, pada 22 Desember 2025. Perjanjian kinerja tersebut harus di-cascading atau diturunkan secara berjenjang hingga ke level individu ASN, sehingga tidak ada target yang tidak terdistribusikan.

“Seluruh target kinerja harus dibagi habis sampai ke level pelaksana. Tidak boleh ada target yang hanya berhenti di level pimpinan,” tegasnya.

Postur Anggaran dan Tanggung Jawab Kinerja

Lebih lanjut, H. Faizan memaparkan postur anggaran Kemenag Tahun 2026. Total anggaran Kanwil Kemenag Provinsi Jambi mencapai Rp1.2Triliun  sementara anggaran Kemenag Kabupaten Sarolangun sebesar Rp57 Miliar. Menurutnya, besarnya anggaran tersebut harus diiringi dengan akuntabilitas, efektivitas, serta ketepatan sasaran dalam pelaksanaan program dan kegiatan.

Ia mengingatkan bahwa seluruh satuan kerja wajib menjaga kualitas pelaksanaan anggaran, khususnya agar tidak terjadi penyerapan rendah di akhir tahun. Target Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA) ditetapkan minimal 93,50, sehingga perencanaan, pelaksanaan, hingga pelaporan anggaran harus dilakukan secara terukur dan disiplin.

Target Strategis Utama 2026

Dalam paparan selanjutnya, H. Faizan menjabarkan target strategis utama Kementerian Agama Tahun 2026 yang harus dibagi habis ke seluruh satuan kerja. Pada aspek kerukunan umat beragama, Indeks Kerukunan Umat Beragama (IKUB) ditargetkan mencapai 83,20, serta peningkatan Desa Sadar Kerukunan dan moderasi beragama di setiap kabupaten/kota.

Pada aspek layanan keagamaan, ia menekankan pentingnya peningkatan kinerja KUA melalui penerapan Early Warning System (EWS) dengan target capaian 33,80 persen, peningkatan kinerja penyuluh agama dengan target kinerja baik sebesar 82,50 persen, serta revitalisasi sarana dan prasarana KUA dengan target 55 persen.

Sementara di bidang pendidikan, target utama meliputi 50 persen siswa lulus dengan predikat sangat baik, serta 90 persen madrasah terakreditasi minimal B. Menurutnya, capaian ini tidak hanya menjadi indikator mutu pendidikan, tetapi juga cerminan kualitas layanan publik Kemenag.

Tata Kelola, Reformasi Birokrasi, dan Zona Integritas

Pada aspek tata kelola, H. Faizan menegaskan bahwa seluruh satuan kerja wajib mendukung reformasi birokrasi dan pembangunan Zona Integritas (ZI). Target nilai pembangunan ZI ditetapkan lebih dari 75, dengan target capaian sebesar 26,50 persen. Selain itu, Indeks Profesionalisme ASN ditargetkan mencapai 77,00, serta digitalisasi arsip sebesar 55 persen.

“Kepala Kantor Kemenag Kabupaten bertanggung jawab penuh atas capaian nilai tata kelola di unit masing-masing. Tidak boleh ada pembiaran terhadap rendahnya kinerja atau ketidakpatuhan terhadap regulasi,” tegasnya.

Peneguhan Komitmen ASN Kemenag

Mengakhiri paparannya, H. Faizan menegaskan bahwa keberhasilan Kanwil Kemenag Provinsi Jambi sangat ditentukan oleh komitmen seluruh ASN di daerah. Ia mengajak seluruh pegawai untuk memperkuat integritas, meningkatkan profesionalisme, serta menanamkan semangat pelayanan publik dalam setiap pelaksanaan tugas.

“Kinerja Kanwil adalah akumulasi kinerja Bapak dan Ibu sekalian. Mari kita wujudkan Kemenag Jambi yang rukun, maslahat, dan cerdas menuju Indonesia Emas 2045,” pungkasnya.

Melalui kegiatan pembinaan ini, Kemenag Kabupaten Sarolangun berharap seluruh ASN semakin disiplin, tertib administrasi, serta mampu mengakselerasi kinerja organisasi demi peningkatan kualitas layanan kepada masyarakat.

Berita Lainnya

Temukan berita terbaru dan terkini terkait kegiatan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jambi.