2026 : Kembali Mantapkan Pembangunan ZI
Kamis, 29 Januari 2026 - 18:43 WIB
Sarolangun — Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sarolangun menggelar rapat evaluasi dan tindak lanjut Pembangunan Zona Integritas (PMPZI) pada Kamis, 29 Januari 2026, yang dipimpin oleh Kasubbag Tata Usaha selaku ketua tim ZI, Afrizal, S.Pd.I., MH. Dalam rapat tersebut, disampaikan hasil review PMPZI Tahun 2025 dengan nilai 72,87, dimana tim mencatat masih terdapat beberapa poin yang belum maksimal dan belum sepenuhnya selaras antara komitmen dan praktik di lapangan.
Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Sarolangun, Drs. H. M. Syatar, memberikan sejumlah arahan penting yang perlu menjadi perhatian bersama:
🔹 Perlu penertiban dan pengefektifan pelayanan, serta setiap pegawai wajib bertanggung jawab dan bekerja sama dalam proses penilaian PMPZI.
🔹 Diperlukan Pakta Integritas sebagai bentuk komitmen seluruh pegawai.
🔹 Perbaikan efektivitas pelayanan publik kepada masyarakat harus terus dilakukan.
🔹 Perlu dibuat motto baru pelayanan publik yang mencerminkan semangat perubahan.
Sebagai langkah awal, telah dibentuk Tim PMPZI Tahun 2026 dengan roadmap yang dimulai dari:
• Manajemen Perubahan yang sudah berjalan,
• Penataan Tata Laksana, khususnya kelengkapan dokumen SOP seluruh satker,
• Penataan Sistem Manajemen SDM untuk menjamin keberlangsungan kebutuhan pegawai,
• Penguatan Akuntabilitas, termasuk pengawasan Perkin PMPZI,
• Penguatan Pengawasan, khususnya dokumen pengendalian anti gratifikasi,
• Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik, termasuk pelaksanaan survei berkala dan penyediaan akses disabilitas tahun ini.
Setiap area perubahan akan memiliki PIC yang bertanggung jawab atas pencapaian target dan pendokumentasian dalam bentuk dokumen asli. Selain itu, dilakukan revisi Agen Perubahan seiring adanya perubahan struktur bagian Zona Integritas yang tidak lagi berada di Kemenag.
Dalam arahannya, Kasi PAPKis Drs. H. Suaidi menekankan bahwa setiap tim harus memahami makna PMPZI secara utuh, bukan sekadar administratif. Sementara Kasi Penmad Mat Alimartado, S.Ag., M.Pd.I. menegaskan bahwa keberhasilan PMPZI membutuhkan kerja sama seluruh pihak, karena berkaitan langsung dengan SDM di Kementerian Agama.


