Kakan Kemenag Tebo Berikan Pembekalan Intensif pada Manasik Haji Kecamatan Tebo Tengah
Senin, 09 Februari 2026 - 11:00 WIB
Tebo (Humas) – Persiapan menuju Tanah Suci bagi calon jemaah haji Kabupaten Tebo terus dimatangkan. Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakan Kemenag) Kabupaten Tebo, H. Julan, S.Ag., M.Pd.I, hadir langsung memberikan pembekalan sebagai narasumber utama pada kegiatan Manasik Haji Tingkat Kecamatan Tebo Tengah yang digelar pada Senin (09/02/2026).
Kegiatan manasik ini diikuti oleh 90 orang calon jemaah haji yang berasal dari Kecamatan Tebo Tengah, Tebo Ilir, Tengah Ilir, dan Muara Tabir. Manasik bertujuan untuk memberikan kesiapan mental, spiritual, dan teknis kepada jemaah sebelum diberangkatkan ke Tanah Suci.
Manasik haji secara resmi dibuka oleh Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Tebo, Darmawi, S.Pd.I., M.Pd. Dalam arahannya, ia menyampaikan kebijakan strategis Kementerian Haji dan Umrah tahun 2026 yang menitikberatkan pada peningkatan kualitas layanan dan perlindungan jemaah selama pelaksanaan ibadah haji.
Dalam penyampaian materi, Kakan Kemenag Tebo juga berbagi pengalaman spiritual saat menunaikan ibadah haji. Ia menekankan bahwa tantangan terbesar di Tanah Suci bukan hanya fisik, tetapi juga kemampuan mengendalikan diri.
“Bapak dan Ibu adalah tamu pilihan Allah. Berdasarkan pengalaman saya, kunci utama kelancaran ibadah haji adalah kesabaran dan pengendalian emosi. Jangan sampai amarah justru mengurangi nilai ibadah yang kita jalani,” pesan H. Julan kepada seluruh jemaah.
Selain Kakan Kemenag, manasik haji juga menghadirkan H. Lukman, S.Ag., M.Pd.I sebagai narasumber yang menyampaikan materi terkait layanan dan pelaksanaan ibadah di Mekah pra-Armuzna. Materi ini mencakup aktivitas harian jemaah di hotel hingga persiapan menuju puncak haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina.
Sementara itu, Camat Tebo Tengah yang diwakili oleh Plt. Kasi Perekonomian menyampaikan apresiasi atas antusiasme para calon jemaah haji. Ia berpesan agar jemaah senantiasa menjaga kualitas ibadah sesuai tuntunan syariat serta memperhatikan kondisi kesehatan mengingat cuaca ekstrem dan padatnya aktivitas ibadah di Tanah Suci.
Manasik Haji Tingkat Kecamatan merupakan program wajib pemerintah dalam rangka mewujudkan jemaah haji yang mandiri, berpengetahuan, dan mampu melaksanakan ibadah secara sempurna demi meraih predikat haji mabrur.
Penulis: Indah
Editor: Wardika Anggara


