Ka.Kanwil Ingatkan Penyuluh Agama Islam Akan Pentingnya Pemahaman Tupoksi

Diposting pada: Kamis, 26 November 2020
Foto

Jambi (Humas) --Angka kredit merupakan hal yang sangat penting dan krusial bagi pengembangan karir Penyuluh Agama Islam. Oleh karenanya Penyuluh Agama Islam dan Tim Penilai Angka Kreditnya perlu diberikan pemahaman dan persamaan persepsi terhadap pelaksanaan tugasnya.Menjawab hal itu, Bidang Penerangan Agama Islam dan Pemberdayaan Zakat dan Wakaf menggelar Pembinaan Tim Penilai Angka Kredit Penyuluh Agama Islam pada Rabu (25/11) yang bertujuan untuk memberikan pemahaman dan persamaan persepsi terhadap pelaksanaan tugas Penyuluh Agama Islam.

Sebanyak 22 orang peserta yang terdiri dari 2 orang utusan dari Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jambi, 10 orang utusan dari Kasi Bimas Islam dan Penyuluh Agama Islam Kota Jambi, 7 orang utusan Kasi Bimas Islam dan Penyuluh Agama Islam dari kabupaten Muaro Jambi, 3 orang Kasi Bimas Islam dan Penyuluh Agama Islam dari kabupaten Batanghari.

Ka.Kanwil, H. Muhamad saat membuka kegiatan menegaskan bahwa dalam penyusunan angka kredit, salah satu hal utama yang harus dipahami oleh jabatan fungsional tersebut adalah memahami dengan benar tugas pokok dan fungsi (tupoksi) yang dijabarkan dalam butir-butir kegiatan masing-masing jenjang jabatan fungsional tersebut, baik ahli pertama, ahli muda, ahli madya, dan utama.

“Selama yang bersangkutan memahami tugas pokok dan fungsinya, maka akan mudah menyusun angka kredit,” kata Ka.Kanwil.

Penyuluh Agama Islam mempunyai tiga fungsi, yaitu informasi dan edukatif, konsultatif, dan advokatif. Berdasarkan fungsinya inilah dirinci tugas-tugas pokok Penyuluh Agama Islam. Dan penilaian angka kredit tersebut diperoleh dari pelaksanaan tugas-tugas pokok Penyuluh Agama Islam dengan disertai dengan kelengkapan bukti-bukti fisik,

Seorang Penyuluh Agama Islam harus mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya, menguasai materi dan pemahaman keagamaan dan wawasan kebangsaan yang memadai, serta menguasai situasi masyarakat di lapangan agar dapat menjalankan ketiga fungsinya tersebut dengan baik.

“Oleh karena itu, Penyuluh Agama Islam harus keluar dari zona nyaman dengan terus berkreasi dan berinovasi,” seru Ka.Kanwil.

Pengembangan kompetensi diri sangat penting tergantung kemauan diri. Sebuah pengalaman, termasuk berupa kegagalan dan kesalahan dapat dijadikan motivasi untuk membangun kompetensi yang lebih baik.

“Pengembangan kompetensi ini dapat dibangun melalui disiplin berlatih dengan banyak terjun di lapangan, ternasuk peningkatan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi untuk pengembangan karir. Untuk maju, tidak bisa hanya menunggu adanya pelatihan saja,” jelas Ka.Kanwil.

Tidak lupa Ka.Kanwil mengingatkan bahwa penitian karir PNS fungsional benar-benar mandiri tergantung pada usaha PNS fungsional itu sendiri. Perlu kompetensi PNS fungsional tersebut dalam menghadapi segala tantangan ketika melaksanakan masing-masing butir-butir kegiatan tugas pokoknya untuk mengumpulkan angka kredit.



Sumber : Bidang Penerangan Agama Islam dan Pemberdayaan Zakat dan Wakaf

Penulis : Siska Lidya

Editor : Paspihani



Unduh Info Penting

  1. Surat Kegiatan Daerah Tahun 2021 Dirjen Bimas Islam (kemarin) >>> Unduh
  2. Surat Edaran Pengajian Kenaikan Pangkat Penghulu (10 hari yang lalu) >>> Unduh
  3. Nota Dinas Pendataan Vaksinasi Covid-19 (14 hari yang lalu) >>> Unduh
  4. Surat Pendataan Seluruh ASN Persiapan Vaksinasi Covid-19 Tahun 2021 (14 hari yang lalu) >>> Unduh
  5. Pendataan Dewan Hakim MTQ-STQ Tahun 2021 (15 hari yang lalu) >>> Unduh

Contact Details

Telephone: (0741) 63214
kanwiljambi@kemenag.go.id
https://jambi.kemenag.go.id

Address: Jalan Jenderal Ahmad Yani No.13, Telanaipura, Kota Jambi, Jambi 36361

Install Humas TV

SITUSWEB KEMENAG RI KANTOR WILAYAH PROVINSI JAMBI

Ini adalah situsweb resmi Kementerian Agama RI Kantor Wilayah Provinsi Jambi