Dihadapan Tokoh Agama Budha, Julan Ajak Cegah Paham Radikalisme

Diposting pada: Selasa, 08 September 2020
Foto

Jambi (Humas) --Munculnya kelompok-kelompok radikal pada saat ini menjadi salah satu fokus perhatian Kementerian Agama. Radikalisme adalah paham atau aliran yang menginginkan perubahan atau pembaharuan sosial dan politik dengan cara yang drasti, atau bila perlu dengan kekerasan, hal ini bila dibiarkan akan mengganggu keutuhan bangsa. Menindaklanjuti hal tersebut Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jambi, H. Julan menyampaikan betapa pentingnya penanggulangan dan pencegahan terhadap paham radikalisme dan terorisme dalam kegiatan Pembinaan Dialog Kerukunan Intern Umat Buddha di Lingkungan Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jambi pada Minggu (6/9).

Menurut Julan, perubahan memang sepatutnya dilakukan sesuai dengan perkembangan situasi dan kondisi pada zamannya, namun tidak perlu dilakukan dengan kekerasan.

“Perubahan dapat dilakukan dengan kasih sayang dan kebaikan tanpa harus ada kekerasan,” ungkapnya.

Keanekaragaman merupakan salah satu bentuk keindahan yang tidak bisa dipaksakan untuk sama.

“Saling hargai perbedaan. Kelompok radikal ini tidak siap menerima dan berusaha menghilangkan perbedaan tersebut agar menjadi sama dengan pemahaman kelompok mereka,” sebutnya.

Radikalisme tersebut diwujudkan melalui cara-cara kekerasan (terorisme) yang jutsru menakut-nakuti dan bersifat intimidasi,

“Karena paham radikal ini memaksakan perubahan dengan pola kekerasan, sehingga harus dihindari,” ujarnya.

Julan mengajak agar para orang tua menanamkan nilai-nilai agama sejak dini dan mendampingi anak-anak ketika mempelajari nilai-nilai agama, termasuk untuk menghargai perbedaan.

“Dampingi anak-anak ketika belajar agama bahkan berikan pemahaman dan keyakinan yang baik dan benar pada anak-anak agar tidak muncul pikiran-pikiran yang bersifat kekerasan yang dapat memupuk pemikiran radikal pada anak-anak,” himbaunya.

Lebih lanjut, Julan menyampaikan bahwa paham radikal banyak menyebar secara cepat melalui media.

“Oleh karena itu, hati-hati dan bijak menggunakan media, terutama media sosial. Jangan asal membagikan informasi apalagi informasi yang bersifat provokasi yang dapat memperkeruh suasana dan justru semakin membangkitkan paham radikal itu sendiri,” tegasnya.

Salah satu hal yang dapat mencegah radikalisme adalah memberi perhatian kepada orang-orang sekitar dan saling berbagi satu sama lain. “Beri perhatian dan peduli sama orang-orang sekitar. Kenali dan saling berbagi baik sesama umat Buddha maupun di luar umat Buddha,” ajaknya. Tentunya hal ini sesuai dengan ajaran sang Buddha yang mengajarkan kebaikan.

Julan berharap agar para tokoh agama Buddha yang mengikuti pembinaan ini dapat meneruskan pemahaman mengenai penanggulangan radikalisme dan terorisme ini kepada intern umat Buddha yang lain agar pemahaman deradikalisme ini dapat menjangkau masyarakat luas.

"Agar para tokoh agama Buddha tersebut mampu menjadi tokoh gama yang menjaga kerukunan. “Semoga mempu menjadi tokoh agama Buddha yang mampu menjaga kerukunan dan menjadi contoh dalam kehidupan kita sehari-hari,” pungkasnya.



Sumber : Bimas Buddha

Penulis : Siska Lidya

Editor : Paspihani

Unduh Info Penting

  1. Surat Kegiatan Daerah Tahun 2021 Dirjen Bimas Islam (kemarin) >>> Unduh
  2. Surat Edaran Pengajian Kenaikan Pangkat Penghulu (10 hari yang lalu) >>> Unduh
  3. Nota Dinas Pendataan Vaksinasi Covid-19 (14 hari yang lalu) >>> Unduh
  4. Surat Pendataan Seluruh ASN Persiapan Vaksinasi Covid-19 Tahun 2021 (14 hari yang lalu) >>> Unduh
  5. Pendataan Dewan Hakim MTQ-STQ Tahun 2021 (15 hari yang lalu) >>> Unduh

Contact Details

Telephone: (0741) 63214
kanwiljambi@kemenag.go.id
https://jambi.kemenag.go.id

Address: Jalan Jenderal Ahmad Yani No.13, Telanaipura, Kota Jambi, Jambi 36361

Install Humas TV

SITUSWEB KEMENAG RI KANTOR WILAYAH PROVINSI JAMBI

Ini adalah situsweb resmi Kementerian Agama RI Kantor Wilayah Provinsi Jambi