Ka.Kanwil Minta Pelayanan Bimbingan Perkawinan Untuk Terus Ditingkatkan   Kontingen Jambi Raih 2 Medali Pada Pentas PAI Nasional di Makassar   Ka.Kanwil Buka Pelaksanan Pentas PAI Tingkat Provinsi Jambi Tahun 2019   Pertama di Indonesia, Sekjen Kemenag RI Luncurkan Humas TV Kemenag Jambi   Ka.Kanwil Terima Penghargaan Satya Lencana Dharma Bhakti Pada Puncak Apel Pramuka Tahun 2019 Tingkat Provinsi Jambi  

Pembimas Kristen Berikan Pembinaan Kepada Penyuluh Kristen


Diposting pada: Kamis, 19 September 2019
Ka.Kanwil Terima Penghargaan Satya Lencana Dharma Bhakti Pada Puncak Apel Pramuka Tahun 2019 Tingkat Provinsi Jambi

Jambi (Inmas) – Pembimbing Masyarakat (Pembimas) Kristen, Enneri Gultom memberikan pembinaan dan evaluasi tugas dan tanggung jawab kepada penyuluh Kristen se-Provinsi Jambi pada Kamis, 19 September 2019.

Kegiatan diadakan di Gereja Tuhan di Indonesia (GTDI), Simpang Rimbo ini diikuti oleh 37 penyuluh se-Provinsi Jambi.

Kegiatan dibuka dengan ibadah menyanyikan lagu-lagu pujian dan membaca ayat Alkitab sebagai rasa syukur kita kepada Tuhan.

Dalam siraman rohani yang disampaikan oleh Mangoloi Sinaga ditegaskan bahwa kita harus melakukan pekerjaan kita dengan segenap hati seperti untuk Tuhan bukan untuk manusia. "Jangan lakukan pekerjaan dengan setengah hati, sebab hal itu akan membuat kita setengah mati", ungkap beliau.

Dalam pembinaan dan evaluasi tugas dan tanggung jawab, Enneri Gultom selaku Pembimas Kristen mempertanyakan mengenai masih adanya beberapa penyuluh yang belum menyerahkan laporan kinerjanya. Beliau menegaskan agar penyuluh tersebut segera menyelesaikan laporannya tersebut dan segera diserahkan ke Bimas Kristen.

Beliau juga menegaskan agar dalam laporan tersebut harus sinkron antara foto/gambar dokumentasi yang dilampirkan dengan materi penyuluhan yang dilaporkan. "Jangan materi yang dilaporkan adalah materi penyuluhan untuk remaja, namun foto/gambar dokumentasi yang dilampirkan adalah foto penyuluhan bapak-bapak/ ibu-ibu. Kan berarti tidak sinkron", tegasnya. Beliau menambahkan ketika hal tersebut diaudit, maka pasti akan dipertanyakan mengenai kegiatan penyuluhan yang dilakukan tersebut.

Terkait audit kinerja versi 2.0 oleh Inspektorat Jenderal yang baru-baru ini dihadapi oleh Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jambi, beliau menyampaikan bahwa ada beberapa hal yang perlu dievaluasi, antara lain:

1. Perlunya disusun sebuah pedoman materi penyuluhan oleh Bimas Kristen sebagai pedoman penyuluh dalam menyampaikan materi penyuluhan.

2. Perlunya peningkatan standar kompetensi penyuluh.

Berdasarkan evaluasi tersebut, dalam kegiatan pembinaan ini disepakati dua hal berikut, yaitu:

1. Masing –masing penyuluh mempersiapkan msing-masing satu materi penyuluhan terkait materi penyuluhan untuk anak-anak, kaum remaja, pemuda, kaum ibu, kaum bapak, orang sakit, lapas, dan bidang profesi. Materi-materi tersebut nanti akan disusun menjadi satu buku sebagai diktat atau pedoman materi penyuluhan.

2. Setiap bulan akan diadakan pertemuan rutin penyuluh sebagai tindak lanjut evaluasi Irjen mengenai perlunya peningkatan standar kompetensi penyuluh.

Sebagai penutup beliau mengharapkan agar penyuluh dapat lebih memahami semua materi-materi penyuluhan dan cara menyampaikan materi penyuluh, sebab dalam laporan kinerja, setidaknya penyuluh harus memberikan penyuluhan minimal kepada lima dari delapan kelompok sasaran penyuluhan tadi.

Sumber : Bimas Kristen

Penulis : Siska

Editor : Nevi