Ka.Kanwil Buka Pelaksanan Pentas PAI Tingkat Provinsi Jambi Tahun 2019   Pertama di Indonesia, Sekjen Kemenag RI Luncurkan Humas TV Kemenag Jambi   Ka.Kanwil Terima Penghargaan Satya Lencana Dharma Bhakti Pada Puncak Apel Pramuka Tahun 2019 Tingkat Provinsi Jambi   Provinsi Jambi memperoleh Kuota Haji Tambahan Tahun ini sebanyak 354 Orang, sehingga Total JCH Tahun ini sebanyak 3.253 Orang   Pelunasan BPIH Reguler Tahap I & II sebanyak 2.891 orang dari total kuota 2.899 atau capai 99,72%  

Pulang Berhaji, Jadilah Tauladan Masyarakat


Diposting pada: Minggu, 08 September 2019
Pelunasan BPIH Reguler Tahap I & II  sebanyak 2.891 orang dari total kuota 2.899 atau capai 99,72%

Batam (Inmas) --Asisten 1 Pemprov Jambi, Drs. H. Apani Saharudin, mengharapkan jamaah haji asal Jambi yang telah kembali dari tanah suci, khususnya jamaah Kloter 22, dapat menjadi contoh tauladan bagi masyarakat di lingkungannya.

Menurutnya, tauladan yang baik merupakan bagian dari tanda-tanda haji mabrur. Sikap yang baik dan selalu membina ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat.

"Dengan itu nantinya diharapkan menjadi inspirasi bagi keluarga dan masyarakat sekitar lingkungan untuk menunaikan ibadah haji pada tahun-tahun selanjutnya," ucapnya saat menyambut kedatangan jamaah Kloter 22 BTH, Sabtu (7/9).

"Selamat kembali ke tanah air dan selamat kembali berkumpul dengan keluarga," ujarnya lagi.

Diketahui, Kloter 22 merupakan jamaah haji asal Jambi gabungan jamaah dari Kota Jambi, Kabupaten Batang Hari dan Kabupaten Tanjung Jabung Barat dengan jumlah 443 orang.

Dalam kesempatan itu, H. Abdullah Usman, Ketua Kloter 22 mengatakan, sesampai di Batam, seluruh jamaah yang dipimpinnya dalam kondisi sehat.

"Alhamdulillah, kami kembali dengan selamat sampai di Batam. Kami mengucapkan terima kasih pada seluruh pihak yang telah membantu lancarnya penyelenggaraan haji Kloter 22 ini," ucapnya.

Hal serupa juga dikatakan, H. Muhammad Ali Ishak, Pembimbing Haji Kloter 22. Dia menyampaikan bahwa seluruh rangkaian ibadah haji Kloter 22 dapat dilakukan dengan sempurna.

"Alhamdulillah, rukun dan wajib haji sudah dilakukan dengan lancar, termasuk ibadah sunah," jelasnya lagi.

Sedangkan, dr. Hj. Anita Dewi, dokter Kloter 22 mengatakan, selama di tanah suci, pihaknya rutin melakukan visitasi ke kamar jamaah, memantau kesehatan jamaah, serta selalu memberikan bimbingan dalam hal kesehatan.

"Jamaah begitu semangat dalam ibadah. Bahkan ada yang sampai minta diberi vitamin agar selalu bugar dalam melaksanakan ibadah. Alhamdulillah, semua sehat. Kedepan masalah kesehatan ini diharapkan menjadi perhatian serius untuk musim haji selanjutnya," terangnya.

Derdasarkan data yang dirangkum Media Centre Haji (MCH), jamaah Kloter 22 terdiri dari jamaah pria 190 dan wanita 253 dengan petugas kloter 5 orang, 1 TKHD, dan 2 orang TPHD.

Dalam Kloter 22, ada jamaah yang wafat di tanah suci, a.n Jemakir Bin Sadi Prayo (89) wafat pada 10 Agustus 2019 di Klinik Arofah, Arab Saudi. Lalu, a.n Rohana Binti Syarif (56) wafat pada 11 Agustus 2019 di RSAS Mina Alwadi, Arab Saudi. Kemudian, a.n Yunani Bin Kosim (77) wafat pada 5 September 2019 di RSAS King Faisal Makkah. (pas)