Ka.Kanwil Buka Pelaksanan Pentas PAI Tingkat Provinsi Jambi Tahun 2019   Pertama di Indonesia, Sekjen Kemenag RI Luncurkan Humas TV Kemenag Jambi   Ka.Kanwil Terima Penghargaan Satya Lencana Dharma Bhakti Pada Puncak Apel Pramuka Tahun 2019 Tingkat Provinsi Jambi   Provinsi Jambi memperoleh Kuota Haji Tambahan Tahun ini sebanyak 354 Orang, sehingga Total JCH Tahun ini sebanyak 3.253 Orang   Pelunasan BPIH Reguler Tahap I & II sebanyak 2.891 orang dari total kuota 2.899 atau capai 99,72%  

Pukul 20.48 WIB, Jamaah Kloter 22 BTH Tiba di Batam


Diposting pada: Sabtu, 07 September 2019
Pelunasan BPIH Reguler Tahap I & II  sebanyak 2.891 orang dari total kuota 2.899 atau capai 99,72%

Batam (Inmas) --Pesawat Saudi Airlines dengan nomor penerbangan SV 5700 yang membawa jamaah haji Kloter 22 BTH asal Kota Jambi, Kabupaten Batanghari dan Kabupaten Tanjung Jabung Barat berhasil mendarat sempurna di Bandara Hang Nadim Batan pada pukul 20.48 WIB.

Adapun jamaah Kloter 22 berjumlah 443 orang termasuk petugas dengan rincian jamaah pria 190 dan wanita 253 dengan petugas kloter 5 orang, 1 TKHD, dan 2 orang TPHD.

Berdasarkan data yang berhasil dihimpun Media Center EHA Provinsi Jambi, dalam Kloter 22 BTH ini terdapat tiga jamaah yang wafat di tanah suci antara lain jamaah atas nama Jemakir Bin Sadi Prayo (89) wafat pada 10 Agustus 2019 di Klinik Arofah, Arab Saudi. Lalu, a.n Rahana Binti Syarif (56) wafat pada 11 Agustus 2019 di RSAS Mina Alwadi, Arab Saudi. Kemudian, a.n Yunani Bin Kosim (77) wafat pada 5 September 2019 di RSAS King Faisal Makkah.

Untuk diketahui, pada musim haji tahun ini, jamaah haji asal Jambi termasuk Kloter 22 masuk dalam Embarkasi Antara, yakni, jamaah tidak menginap di asrama haji Batam. Hanya transit di Bandara Hang Nadim Batam. Setelah istirahat beberapa jam setelah tiba di Batam, Kloter 22 kembali melanjutkan penerbangan ke Jambi dalam tiga penerbangan pada, Minggu (8/9) dinihari nanti dalam tiga penerbangan.

Kloter 22 BTH sendiri diketuai oleh H. Abdullah, TPIHI, Ali Ishak, TKHI, Dr Anita Dewi, tim medis, Saharuddin dan Marni. (pas)