Ka.Kanwil Buka Pelaksanan Pentas PAI Tingkat Provinsi Jambi Tahun 2019   Pertama di Indonesia, Sekjen Kemenag RI Luncurkan Humas TV Kemenag Jambi   Ka.Kanwil Terima Penghargaan Satya Lencana Dharma Bhakti Pada Puncak Apel Pramuka Tahun 2019 Tingkat Provinsi Jambi   Provinsi Jambi memperoleh Kuota Haji Tambahan Tahun ini sebanyak 354 Orang, sehingga Total JCH Tahun ini sebanyak 3.253 Orang   Pelunasan BPIH Reguler Tahap I & II sebanyak 2.891 orang dari total kuota 2.899 atau capai 99,72%  

H.Tarmono Jamaah Asal Tebo Wafat di Tanah Suci


Diposting pada: Sabtu, 07 September 2019
Pelunasan BPIH Reguler Tahap I & II  sebanyak 2.891 orang dari total kuota 2.899 atau capai 99,72%

Mekkah (Inmas) --Innalillahi wainna ilaihiraajiun, kabar duka kembali datang dari tanah suci Mekah. Jamaah Haji atas nama H.Tarmono bin Makmuri asal Kabupaten Tebo yang tergabung dalam Kloter 27 BTH dengan nomor pasport C3923656 dinyatakan wafat pada hari Jumat (6/9) Waktu Arab Saudi (WAS).

"Jamaah tersebut wafat di Rumah Sakit King Faishal dengan diagnosa Bronchoneumia dan MCI," ungkap Ketua Kloter 27 BTH, H.Abdullahim kepada Media Center EHA Jambi.

Selanjutnya kronologi tentang wafatnya jamaah sebagaimana yang disampaikan oleh Tim Kesehatan Haji Indonesia (TKHI) Kloter 27 BTH, dr.Hj.Mira mengungkapkan bahwa sejak awal tiba di Kota Mekkah jamaah sudah mengalami sesak, terlebih usai melaksanakan umrah wajib.

"Pada tanggal 3 Agustus beliau dilakukan rujuk ke Kantor Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) sempat dirawat dan dipulangkan dari KKHI pada tanggal 8 Agustus," ungkapnya.

Dijelaskan, pada tanggal 9 Agustus beliau bersama rombongan jamaah lainnya berangkat melaksanakan wukuf, kemudian setelah tiba di Mina pada tanggal 11 Agustus mengalami sesak napas kembali dengan gejala penurunan saturasi oksigen yang cukup drastis, sehingga memungkinkan untuk kembali dilakukan rujuk di Rumah Sakit Mina Al-Wadi.

"Di Maktab, beliau menjadi salah satu jamaah dengan pengawasan intensif yang selalu dilakukan pemeriksaan vital sign, kadar saturasi oksigen serta pemeriksaan paru yang dilakukan setiap hari," bebernya.

Selanjutnya, pada tanggal 28 Agustus saat dilakukan pemeriksaan, almarhum mengalami demam disertai sesak dengan penurunan saturasi oksigen, sehingga kembali dirujuk ke Rumah Sakit King Faishal Mekkah di ruang ICU.

"Beliau sudah direkomendasikan untuk Tanazzul (dipulangkan lebih awal) sebelum rombongan Kloter bertolak menuju Madinah, namun dalam masa perawatan di Rumah Sakit ternyata Allah berkehendak hingga beliau dinyatakan wafat," pungkasnya.

Hingga informasi ini disampaikan, per tanggal 7 September pukul 22.00 WIB, total jamaah haji Provinsi Jambi yang telah wafat di tanah suci berjumlah 17 orang. (pas)