Ka.Kanwil Minta Pelayanan Bimbingan Perkawinan Untuk Terus Ditingkatkan   Kontingen Jambi Raih 2 Medali Pada Pentas PAI Nasional di Makassar   Ka.Kanwil Buka Pelaksanan Pentas PAI Tingkat Provinsi Jambi Tahun 2019   Pertama di Indonesia, Sekjen Kemenag RI Luncurkan Humas TV Kemenag Jambi   Ka.Kanwil Terima Penghargaan Satya Lencana Dharma Bhakti Pada Puncak Apel Pramuka Tahun 2019 Tingkat Provinsi Jambi  

Pasca Hujan di Arafah, Jumlah Jamaah Kloter 21 BTH Yang Berobat Turun Drastis


Diposting pada: Selasa, 13 Agustus 2019
Ka.Kanwil Terima Penghargaan Satya Lencana Dharma Bhakti Pada Puncak Apel Pramuka Tahun 2019 Tingkat Provinsi Jambi

Mekkah (Inmas) --Kondisi cuaca di Arafah dari informasi yang didapatkan Media Center Embarkasi Haji Antara Provinsi Jambi dimulai pada tanggal 11 Agustus (10 Zulhijjah) relatif bersahabat bagi jamaah haji, bahkan cuaca di sekitaran Mina dilaporkan sempat berawan bahkan turun hujan tipis atau gerimis.

Hal itu menurut Keterangan TKHI Kloter 21 BTH, dr.Yogi Prima Zulkifli secara tidak langsung memberikan pengaruh terhadap kondisi jamaah selama pelaksanaan wukuf di Arafah.

"Kondisi di Arafah dan Mina sejak hujan 3 hari ini, pasien yang berobat pun turun drastis, dikarenakan sinar matahari dan debu alhamdulillah tersapu oleh hujan," ungkapnya via Whatsapp, Selasa (13/8).

Dikatakan, selama pelaksanaan di Arafah, para jamaah rerata mengalami kelelahan usai mengikuti sejumlah rangkaian prosesi ibadah haji.

"1 orang jemaah heat stroke, langsung ditangani TKHI rehidrasi cairan ditenda, kemudian dilakukan rujuk ke pos Tim Gerak Cepat (TGC), Alhamdulillah observasi yang dilakukan selama 3 jam di pos kembali pulih dan dianjurkan memperbanyak minum air putih," jelasnya.

Selanjutnya dari pemantuan kesehatan yang dilakukan, dr.Yogi menyebutkan di tenda Mina Jadid alami kelelahan dan langsung diinfus di tenda, "1 org jemaah sempat terjatuh lemas ketika melempar jamaraat, langsung dievakuasi di pos kesehatan dan setelah observasi kembali melanjutkan perjalanan ke hotel didampingi TKHI," sambungnya.

Menurutnya, pada saat di Hotel, dalam seharinya jamaah yang mengunjungi pos kesehatan berkisar 40 hingga 50 kunjungan, "Di arafah sebelum hujan, 1 org heat stroke, 1 org heat cramp, selebihnya banyak yg diinfus karena kelelahan dan kurang cairan, setelah hujan sampai sekarang kunjungan ke posko 10-20 kunjungan artinya mengalami penurunan," tandasnya. (pas)