Ka.Kanwil Buka Pelaksanan Pentas PAI Tingkat Provinsi Jambi Tahun 2019   Pertama di Indonesia, Sekjen Kemenag RI Luncurkan Humas TV Kemenag Jambi   Ka.Kanwil Terima Penghargaan Satya Lencana Dharma Bhakti Pada Puncak Apel Pramuka Tahun 2019 Tingkat Provinsi Jambi   Provinsi Jambi memperoleh Kuota Haji Tambahan Tahun ini sebanyak 354 Orang, sehingga Total JCH Tahun ini sebanyak 3.253 Orang   Pelunasan BPIH Reguler Tahap I & II sebanyak 2.891 orang dari total kuota 2.899 atau capai 99,72%  

130 Siswa MAN IC Jambi Dikukuhkan


Diposting pada: Senin, 12 Agustus 2019
Pelunasan BPIH Reguler Tahap I & II  sebanyak 2.891 orang dari total kuota 2.899 atau capai 99,72%

H.Abd.Rahman : Madrasah Hebat Bermartabat Cetak Generasi Handal

Jambi (Inmas) --Madrasah Alliyah Negeri (MAN) Insan Cendekia Jambi mengukuhkan 120 orang siswa-siswi angkatan ke -13 tahun pelajaran 2019/2020, Sabtu (19/8). Acara tersebut turut dihadiri oleh Kepala MAN Insan Cendekia, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Muaro Jambi, Wakil Walikota Jambi, Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jambi, Asisten III Setda Kabupaten Muaro Jambi.

Dalam laporannya, Kepala MAN IC Jambi, Hendrisakti menyampaikan bahwa tahun ini sebanyak 1.125 peserta yang mendaftar, sebanyak 120 orang yang berhasil lulus seleksi dengan proses seleksi yang berjalan dengan adil dan jujur.

"Anak saya yang pertama dan kedua pernah ikut seleksi, namun tidak lulus. Jadi benar-benar fair untuk menjaga kepercayaan masyarakat, hal ini kami buktikan dengan komitmen tersebut,” ujarnya.

Dirinya juga berpesan kepada siswa-siswi yang dikukuhkan agar belajar dengan baik dan tidak pernah menyerah dalam menggapai cita-cita. "Saya berharap anak-anak ini kelak banyak yang diterima di perguruan tinggi di luar negeri," harapnya.

Kabid Pendidikan Madrasah, H.Abd.Rahman yang mewakili Ka.Kanwil mengaku bahagia dan mengucapkan selamat kepada para orang tua atas keberhasilan anaknya yang berhasil diterima di MAN IC Jambi.

"Saat ini madrasah sudah menjadi pilihan bagi siswa-siswi yang ingin mengenyam pendidikan, hal itu merupakan pembenahan yang dilakukan, bagaimana mencetak generasi yang handal yakni Madrasah Hebat dan Bermartabat," ungkapnya penuh semangat.

Acara pengukuhan siswa MAN IC Jambi usai mengikuti masa uzlah yakni masa karantina selama 36 hari tidak bertemu dan berkomunikasi dengan orang tua berlangsung penuh haru. Tampak seluruh siswa bersimpuh dan mencuci kaki orang tua masing-masing sebagai wujud bakti anak kepada orang tua. (sL/pas)