Serahkan SK, Ka.Kanwil Ingatkan CPNS Totalitas Dalam Pengabdian   Provinsi Jambi memperoleh Kuota Haji Tambahan Tahun ini sebanyak 354 Orang, sehingga Total JCH Tahun ini sebanyak 3.253 Orang   Pelunasan BPIH Reguler Tahap I & II sebanyak 2.891 orang dari total kuota 2.899 atau capai 99,72%   Kakanwil akan lakukan pembinaan sekaligus menyerahkan SK. CPNS Hasil Seleksi Tahun 2018, pada tanggal 21 Mei 2019   Besaran BPIH jamaah haji reguler Provinsi Jambi Rp. 32.306.450,- dan TPHD sebesar Rp. 67.905.304,- ++ Biaya Visa sebesar SAR.2000 bagi JCH dan TPHD yang pernah berhaji  

MAN Bandar Jaya Terapkan System Reward and Punishment Dalam Membangun Karakter Dan Prestasi Siswa bag. II (habis)


Diposting pada: Senin, 11 September 2017
Besaran BPIH jamaah haji reguler Provinsi Jambi Rp. 32.306.450,- dan TPHD sebesar Rp. 67.905.304,- ++ Biaya Visa sebesar SAR.2000 bagi JCH dan TPHD yang pernah berhaji

(Humas Data dan Informasi MAN Bandar Jaya) – Kepala MAN Bandar Jaya Muhamad Arsyad,MPdI mengakaui Prinsip System Reward and Punisment sangat baik di terapkan bagi para peserta didik. Para peserta didik juga memiliki semangat yang tinggi untuk terus berpacu meningkatakan prestasi.

Prinsip Sistem Reward and Punisment sejalan dengan pemikiran Imam besar Al ghazali dalam kitabnya Ihya Ulumuddin. Menurut Arsyad di dalam kitab itu dikatakan jika pada seseorang anak menonjol akhlak baik dan perbuatan terpujinya, maka ia patut dimuliakan, di gembirakan dan dipuji didepan orang banyak untuk memberikan semangat dengan hadiah atau dengan ucapan yang manis.

Hal itu sesuai pula dengan sabda nabi Muhammad Saw yang di riwayatkan oleh Ath Thabrani. Yaitu Saling member hadiahlah agar kalian saling mencintai.

Seorang penyair Amerika dan filsuf bernama Ralph Waldo Emerson mengatakan The reward of a thing well done is to have done it.Penerapan System Reward and Punismant sesui pula denagn tujuan pendidikan yang hakikatnya adalah memanusiakan manusia, atau mengantarkan anak didik untuk dapat menemukan jati dirinya. Memanusiakan manusia berarti ingin menempatkan manusia sesuai proporsi dan hakikat kemanusiaannya.(Mahar/azz)