Diposting Pada: Kamis, 06 Juli 2017
Evaluasikan Pengelolaan Zakat, Ini Yang Dilakukan Bidang Penais dan Zawa


Evaluasikan Pengelolaan Zakat, Ini Yang Dilakukan Bidang Penais dan ZawaJambi (Inmas) --Zakat merupakan sumber dana potensial yang dapat dimanfaatkan sebagai upaya untuk mewujudkan kesejahteraan rakyat. Pelaksanaan ibadah zakat melibatkan sejumlah kegiatan yang berkaitan dengan pengelolaan harta benda sejak pengumpulan, pendistribusian, pengawasan, pengadministrasian, dan pertanggung jawaban harta zakat. Oleh sebab itu pelaksanaan ibadah zakat tersebut memerlukan suatu manajemen yang baik sehingga dapat meningkatkan peranan dan fungsi zakat dalam mewujudkan kesejahteraan dan keadilan sosial.

Bidang Penais dan Zakat dan Wakaf, Rabu (5/7) menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) lembaga Zakat yang diikuti pengurus Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten/ Kota, Lembaga Amil Zakat (LAZ) dan kasi Bimas Islam yang bertujuan untuk menyatukan persepsi serta menyepakati sejumlah hal terkait pengelolaan zakat di Provinsi Jambi.

Kabid Penais dan Zawa, H.Herman berharap dengan dilaksanakannya rakor ini ada rumusan yang didapati dalam rangka pengelolaan zakat yang baik, "persoalan zakat ini tidak main-main, sebab ada potensi yang besar untuk menyejahterakan ummat didalamnya," sebutnya.

Menurutnya dalam pola kemitraan antara BAZNAS dan LAZ yakni dalam program pengentasan kemiskinan juga termasuk membangun hubungan intensif bersama-sama masyarakat dalam program pemberdayaan masyarakat itu sendiri.

Ka.Kanwil, HM, Thahir saat membuka rakor menggaris terkait terkait pengelolaan zakat di Provinsi Jambi. Persoalan zakat ini yang diatur dalam agama islam yang menjadi kewajiban setiap muslim, sebagai contoh zakat mal tentu ada rukun dan syaratnya dan Islam inginkan umatnya sejahtera dari segi ekonominya," kata Ka.Kanwil.

"Persoalan penguatan ummat, zakat ini menjadi salah satu penopang ummat," imbuh Ka.Kanwil.

Dijelaskan, kberhasilan pengelolan zakat juga dapat mengurangi kesenjangan sosial yang terjadi, untuk itu pemerintah sudah mengatur dengan dibuatnya Undan-Undang Zakat yang bertujuan agar pengelolaan zakat tersebut bisa optimal.
"Pengembangan pengelolaan zakat yang brkualitas menekankan pada pemberdayaan amil zakat, pengembagan manajamen lembaga zakat dan pengembangan kerjasama lembaga zakat. SDM itu pengelolaan zakat itu perlu dioptimalkan" tegas Ka.Kanwil.

Untuk menciptakan pengelolaan zakat yang baik, maka diperlukan persyaratan-persyaratan tertentu, yaitu : Kesadaran masyarakat akan makna, tujuan serta hikmah zakat, Amil Zakat benar-benar orang-orang yang terpercaya, karena masalah zakat adalah masalah yang sensitif. Oleh karena itu dibutuhkan adanya kejujuran dan keikhlasan dari amil zakat untuk menumbuhkan adanya kepercayaan masyarakat kepada amil zakat, Perencanaan dan pengawasan atas pelaksanaan pemungutan zakat yang baik dan profesional. (pas)

 


168x
Dibaca

BERITA LAINNYA:
Ka Kemenag Buka Ekspo MAN 1 Kuala Tungkal
Ka Kemenag Buka Ekspo MAN 1 Kuala Tungkal
BDK Padang Laksanakan DDTK di Kemenag Batanghari
BDK Padang Laksanakan DDTK di Kemenag Batanghari
SISWA MAN 1 SUNGAI PENUH RAIH JUARA 3 PADA KARNAVAL PEKAN HARMONI BUDAYA KOTA SUNGAI PENUH EXSPO 2017
SISWA MAN 1 SUNGAI PENUH RAIH JUARA 3 PADA KARNAVAL PEKAN HARMONI BUDAYA KOTA SUNGAI PENUH EXSPO 2017
Pesta Demokrasi, 5 Kandidat siap Majukan OSIM MTsN Daya Murni
Pesta Demokrasi, 5 Kandidat siap Majukan OSIM MTsN Daya Murni

 

http://jambi.kemenag.go.id
5 Nilai Budaya Kerja Kementerian Agama: Integritas, Profesional, Inovasi, Tanggung jawab, dan Keteladanan
Diakses pada: 18 November 2017, 11:47:20 wib | Diproses dalam waktu : 0.0501 detik
Diakses dari ip address: 54.162.241.40
Best Viewed with Mozilla Firefox 1280X768
Copyright © 2017 Subbag Informasi dan Humas Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jambi - Allright Reserved