Kamis, 12 Juli 2012, 15:55 –
Kabid Urais : Jangan Tinggalkan Generasi Muda Sebagai Generasi Yang Lemah

Jambi – (Humas), Degradasi moral penerus bangsa sebagai akibat dari tak terbendungnya pengaruh arus global yang tak diimbangi dengan pemahaman agama yang baik dan benar, maka tidak heran jika generasi muda menjadi generasi yang lemah, tidak saja fisik tetapi juga intelektual dan spiritualnya. Untuk itu pemerintah melalui Kementerian Agama, khususnya Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jambi memfasilitasi dengan mengedukasi masyarakat melalui berbagai orientasi, seperti tentang bagaimana kita membangun karakter bangsa yang kuat, tidak saja kuat secara fisik tetapi juga secara mental spiritual dan finansial, sehingga mereka bisa mandiri serta mampu menfilter dengan baik pengaruh budaya global.Pemahaman terhadap ajaran agama menjadi modal utama dalam membentuk jati diri yang tangguh terhadap pengaruh negatif lingkungannya. Dalam Al-quran juga ditekankan agar kita tidak meninggalkan generasi muda kita sebagai generasi yang lemah. Hal ini diungkapkan Kepala Bidang Urusan Agama Islam Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jambi, H.Rusli Adam, M.HI ketika membuka acara orientasi Penyelenggaraan Sholat Jenazah, Selasa Malam (10/7) di Hotel Matahari 2 Jambi.

Mempersiapkan generasi kita yang berkarakter kuat dan mandiri secara finansial merupakan tanggung jawab kita bersama juga para orang tua. Bidang urusan Agama Islam melalui Seksi Bina Ibadah Sosial dalam penyelenggaraan orientasi kali ini dengan memilih materi-materi yang relevan, seperti pembinaan aqidah, pembinaan ibadah sosial dan kewirausahaan, strategi pembinaan ibadah sosial fakir miskin dan dhuafa serta pengaruh dan penanggulangan narkoba dan minuman keras terhadap kehidupan masyarakat dan pemulasaran jenazah sebagai kewajiban individu dan kelompok, tambahnya.

Sementara itu, Kasi Bina Ibadah Sosial, H. Mahmmud, M.Pd.I dalam laporannya mengatakan bahwa tujuan pelaksanaan orientasi ini adalah untuk dapat meningkatkan pemahaman, pengamalan dan pelayanan secara terampil bagi petugas penyelenggara sholat jenazah juga untuk mengali informasi terkait kewaspadaan kita tentang bahaya penyalahgunaan narkotika di masyarakat. Peserta orientasi ini adalah tokoh masyarakat dan imam masjid sebanyak 80 orang, utusan dari 10 Kab/Kota Se-provinsi Jambi yang terbagi dalam dua angkatan.

Acara pembukaan berlangsung lancar. Dan seusai acara pembukaan dilanjutkan dengan pemateri. Dan tampak antusias para peserta menanyakan berbagai masalah di tengah-tengah masyarakat terkait ibadah sosial dan kewirausahaan, penyelenggaraan sholat jenazah yang baik dan benar hingga permasalahan mengenai penyalahgunaan narkotika yang marak akhir-akhir ini. (NV)

FAQ
Back to Top Halaman ini diproses dalam waktu : 0.102620 detik
Diakses dari alamat : 103.7.12.72
Jumlah pengunjung: 3094954
Lihat versi mobile
Best Viewed with Mozilla Firefox 1280X768
© Copyright 2013 Pusat Informasi dan Humas Kementerian Agama. All Rights Reserved.