Senin, 22 Maret 2010, 11:00 –
-PONPES NURUL JALAL TEBO TERBAKAR- 25 Asrama Putra Ludes Dilalap Api

MUARA TEBO-Ponsok Pesantren Nurul Jalal, Muaratebo, malam tadi terbakar. Bangunan asrama bagi santri ludes dilalap api. Total kerugian akibat musibah yang terjadi sekitar pukul 20.00 Wib itu diperkirakan mencapai Rp. 80 juta. Informasi yang diperoleh menyebutkan, korban api pertama kali diketahui muncul dari berbagai depan asrama putra pondok pesantren. Menurut Rido (16), santri kelas dua Madrasah Aliyah, malam itu baru selesai mengaji, melihat kobaran api muncul dari deretan asrama putra yang terletak dibagian depan pondok pesantren. Melihat kejadian itu dia bersama para teman-teman langsung berteriak membangunkan para santri dan guru memberitahukan kejadian tersebut. Tak lama kemudian, para santri dan guru dibantu masyarakat bahu membahu untuk memadamkan api. Namun tak berhasil. Kobaran api semakin membesar. Marzuki (26), salah seorang ustad di Pondok Nurul Jalal mengatakan, pihak ponpes langsung menghubungi pemadam kebakaran. Namun api sudah terlanjur membesar. 25 pondok asrama santri sudah terlanjur dilalap si jago merah, karena mobil pemadam kebakaran baru tiba satu jam kemudian. Meski demikian, usaha dua unit mobil pemadam kebakaran Pemkab Tebo, tidak sia-sia.Setelah berjuang sekitar setengah jam, sekitar pukul 22.00 WIB, kobaran api dapat dikuasai, dan api hanya tersisa kepulan asap dan baru-baru sisa kebakaran. Menurut Marzuki, hingga malam tadi kerugian belum bisa dipastikan. Namun dari taksiran kerugian materi mencapai Rp.80 juta lebih. “Itu dari fisik 25 pondok asrama yang terbakar. Belum termasuk harta benda dan pakaian milik para santri yang tidak sempat disalamatkan”, katanya. Akibat kebakaran tersebut, menurut Marzuki, akan sangat mempengaruhi aktivitas belajar mengajar. Karena sekitar 50 siswa yang asramanya terbakar tidak lagi memiliki pakaian dan buku-buku pelajaran. Semuanya tidak sempat diselamatkan. Kapolres Tebo AKBP M. Arifin, melalui Kabag Binamitra Kompol Sulaeman, mengatakan, dugaan sementara, penyebabkan kebakaran dikarenakan kompor minyak tanah milik salah seorang santri meledak. Informasi di lapangan, kata dia, sebelum kebakaran terdengar suara ledakan kecil, baru kemudian api terlihat berkobar. “Tapi, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan”, katanya. (JAMBI INDEPENDENT)

FAQ
Back to Top Halaman ini diproses dalam waktu : 0.100937 detik
Diakses dari alamat : 103.7.12.72
Jumlah pengunjung: 3042116
Lihat versi mobile
Best Viewed with Mozilla Firefox 1280X768
© Copyright 2013 Pusat Informasi dan Humas Kementerian Agama. All Rights Reserved.