berita Terkini
  • Jumat, 27 Mei 2016, 09:04 Dua Siswi MAN 1 Kuala Tungkal Raih Juara Lomba Puisi Tanjab Barat (MAN 1 Kuala Tungkal)- Dua orang siswi MAN 1 Kuala Tungkal raih Juara I dan II pada lomba pembacaan puisi yang diadakan oleh KNPI ( Komite Nasional Pemuda Indonesia ). Kegiatan yang dilaksanakan dalam rangka memperingati hari Kebangkitan Nasional diadakan mulai tanggal 25 - 26 Mei 2016 di Gedung pola Kuala Tungkal.  Dari sekian banyak siswa/i utusan sekolah menengah di kab.Tanjab Barat yg mengikuti lomba baca puisi tersebut Siswi dari MAN 1 Kuala Tungkal bisa menduduki dua pos...
  • Jumat, 27 Mei 2016, 08:59 MTs Negeri Maro Sebo Ulu Akhiri Ujian Semester Genap Batanghari (MTs Negeri Maro Sebo Ulu)-- Pelaksanaan ujian akhir semester genap bagi siswa-siswi kelas VII & VIII tahun pelajaran 2015/2016 berakhir sudah dengan ditutup oleh ujian mata pelajaran Sebi Budaya, Bimbingan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dan Ilmu Pengetahuan (IPS) pada hari terakhir (red. Ke 6). Sesuai jadwal yang telah ditetapkan melalui media rapat guru tahun pelajaran 2015/2016, pelaksanaannya dilakukan selama 6 hari dengan mata pelajaran yang diujikan seluruh mata p...
Link Banner
Renungan
  • BERSYUKURLAH, ALLAH AKAN MENAMBAHNYA Mampukah kita menghitung nikmat-nikmat Allah Ta'ala yang telah kita dapat hingga saat ini? Tentulah, TIDAK! Menghitung jumlah nikmat dalam sedetik saja kita tidak mampu, terlebih sehari bahkan selama hidup kita di dunia ini. Tidur, bernafas, makan, minum, bisa berjalan, melihat, mendengar, dan berbicara, semua itu adalah nikmat dari Allah Ta'ala, bahkan bersin pun adalah sebuah nikmat. Jika dirupiahkan sudah berapa rupiah nikmat Allah itu? Mampukah kalkulator menghitungnya? Tentulah, TIDAK! Sudah berapa oksigen yang kita hirup? Berapa kali mata kita bisa melihat atau sekedar berkedip? Sampai kapan pun kita tidak akan bisa menghitungnya. Sebagaiman Allah Ta'ala berfirman, "Dan jika kamu menghitung-hitung nikmat Allah, niscaya kamu tak dapat menentukan jumlahnya. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Pengampun lagi Maha Penyayang." (Qs. An Nahl: 18) Lalu, apakah yang harus kita lakukan setelah kita mendapatkan semua nikmat itu? Bersyukur atau kufur? Jika memang bersyukur, apakah diri ini sudah tergolong hamba yang mensyukuri nikmat-nikmat itu? Karena itu, kita Perlu mengetahui bagaimana cara bersyukur kepada Allah Ta'ala dan bagaimana tata cara merealisasikan syukur itu sendiri. Ketahuilah bahwasannnya Allah mencintai orang-orang yang bersyukur. Hamba yang bersyukur merupakan hamba yang dicintai oleh Allah Ta'ala. Seorang hamba dapat dikatakan bersyukur apabila memenuhi tiga hal: Pertama. Hatinya mengakui dan meyakini bahwa segala nikmat yang diperoleh itu berasal dari Allah Ta'ala semata, sebagaimana firman Allah Ta'ala: "Dan apa saja nikmat yang ada pada kamu, maka dari Allah-lah (datangnya)". (Qs. An Nahl: 53) Orang yang menisbatkan bahwa nikmat yang ia peroleh berasal dari Allah Ta'ala, ia adalah hamba yang bersyukur. Selain mengakui dan meyakini bahwa nikmat-nikmat itu berasal dari Allah Ta'ala hendaklah ia mencintai nikmat-nikmat yang ia peroleh. Kedua. Lisannya senantiasa mengucapkan kalimat Thayyibbah sebagai bentuk pujian terhadap Allah Ta'ala Hamba yang bersyukur kepada Allah Ta'ala ialah hamba yang bersyukur dengan lisannya. Allah sangat senang apabila dipuji oleh hamba-Nya. Allah cinta kepada hamba-hamba-Nya yang senantiasa memuji Allah Ta'ala. "Dan terhadap nikmat Tuhanmu maka hendaklah kamu menyebut-nyebutnya (dengan bersyukur)". (Qs. Adh Dhuha: 11) Seorang hamba yang setelah makan mengucapkan rasa syukurnya dengan berdoa, maka ia telah bersyukur. Sebagaimana sabda Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam, dari Mu'adz bin Anas, dari ayahnya ia berkata, Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda, "Barang siapa yang makan makanan kemudian mengucapkan: "Alhamdulillaahilladzii ath'amanii haadzaa wa rozaqoniihi min ghairi haulin minnii wa laa quwwatin" (Segala puji bagi Allah yang telah memberiku makanan ini, dan merizkikan kepadaku tanpa daya serta kekuatan dariku), maka diampuni dosanya yang telah lalu." (HR. Tirmidzi) Wallahu 'alam....
  • Galeri Video
    FAQ
    Back to Top Halaman ini diproses dalam waktu : 4.022389 detik
    Diakses dari alamat : 10.1.7.240
    Jumlah pengunjung: 4742458
    Lihat versi mobile
    Best Viewed with Mozilla Firefox 1280X768
    © Copyright 2013 Pusat Informasi dan Humas Kementerian Agama. All Rights Reserved.