berita Terkini
  • Jumat, 12 Februari 2016, 16:46 Kemenag Kerinci sosialisasikan Juknis BOS 2016 Kerinci(kemenag)—Anggaran pemerintah berupa Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang keluar melalui APBN ini harus dibarengi dengan akuntabilitas dalam pelaksanaannya, sehingga diperlukan regulasi yang dapat dipahami oleh seluruh pelaksana program BOS tersebut. Regulasi dalam bentuk petunjuk teknis ini akan menjadi pedoman dalam pelaksanaan program BOS di setiap satker Kementerian Agama pada tahun 2016. Diharapkan setiap penanggungjawab BOS Kanwil Kementerian Agama Provinsi dan Kantor Kemen...
  • Jumat, 12 Februari 2016, 15:37 29 Tenaga Honorer Terima SK CPNS Jambi (Humas) –Sebanyak 29 orang tenaga honorer yang merupakan guru serta tenaga tekhnis, Jum’at (12/2) menerima SK CPNS. Acara penyerahan SK CPNS yang berlangsung di Aula tersebut turut dihadiri seluruh Kabid, Pembimas dan Kasubbag dilingkungan Kanwil. Kabag Tata Usaha, H.Buhri dalam laporannya mengatakan jumlah tenaga honorer yang berhasil dinyatakan lulus pada tes honorer untuk kategori II sebanyak 237 orang, namun yang baru di SK kan sebanyak 117 orang, “hal tersebut kita ...
Link Banner
Renungan
  • PENDIDIKAN ANAK DALAM ISLAM (BAG. 2) Termasuk aqidah yang perlu ditanamkan kepada anak sejak dini adalah tentang di mana Allah berada. Ini sangat penting, karena banyak kaum muslimin yang salah dalam perkara ini. Sebagian mengatakan bahwa Allah ada dimana-mana. Sebagian lagi mengatakan bahwa Allah ada di hati kita, dan beragam pendapat lainnya. Padahal dalil-dalil menunjukkan bahwa Allah itu berada di atas arsy, yaitu di atas langit. Dalilnya antara lain, "Ar-Rahman beristiwa di atas 'Arsy" (Thaha: 5) Makna istiwa adalah tinggi dan meninggi sebagaimana di dalam riwayat Al-Bukhari dari tabi'in. Adapun dari hadits, Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bertanya kepada seorang budak wanita, "Dimana Allah?". Budak tersebut menjawab, "Allah di langit". Beliau bertanya pula, "Siapa aku?" budak itu menjawab, "Engkau Rasulullah". Rasulllah kemudian bersabda, "Bebaskan dia, karena sesungguhnya dia adalah wanita mu'minah". (HR. Muslim dan Abu Daud). • Mengajari Anak untuk Melaksanakan Ibadah Hendaknya sejak kecil putra-putri kita diajarkan bagaimana beribadah dengan benar sesuai dengan tuntunan Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam. Mulai dari tata cara bersuci, shalat, puasa serta beragam ibadah lainnya. Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda, "Shalatlah kalian sebagaimana kalian melihat aku shalat" (HR. Al-Bukhari). "Ajarilah anak-anak kalian untuk shalat ketika mereka berusia tujuh tahun, dan pukullah mereka ketika mereka berusia sepuluh tahun (bila tidak mau shalat-pen)" (Shahih. Lihat Shahih Shahihil Jami' karya Al-Albani). Bila mereka telah bisa menjaga ketertiban dalam shalat, maka ajak pula mereka untuk menghadiri shalat berjama'ah di masjid. Dengan melatih mereka dari dini, insya Allah ketika dewasa, mereka sudah terbiasa dengan ibadah-ibadah tersebut. Mengajarkan Al-Quran, Hadits serta Doa dan Dzikir yang Ringan kepada Anak-anak Dimulai dengan surat Al-Fathihah dan surat-surat yang pendek serta doa tahiyat untuk shalat. Dan menyediakan guru khusus bagi mereka yang mengajari tajwid, menghapal Al-Quran serta hadits. Begitu pula dengan doa dan dzikir sehari-hari. Hendaknya mereka mulai menghapalkannya, seperti doa ketika makan, keluar masuk WC dan lain-lain. Mendidik Anak dengan Berbagai Adab dan Akhlaq yang Mulia Ajarilah anak dengan berbagai adab Islami seperti makan dengan tangan kanan, mengucapkan basmalah sebelum makan, menjaga kebersihan, mengucapkan salam, dll. Begitu pula dengan akhlak. Tanamkan kepada mereka akhlaq-akhlaq mulia seperti berkata dan bersikap jujur, berbakti kepada orang tua, dermawan, menghormati yang lebih tua dan sayang kepada yang lebih muda, serta beragam akhlaq lainnya. • Melarang Anak dari Berbagai Perbuatan yang Diharamkan Hendaknya anak sedini mungkin diperingatkan dari beragam perbuatan yang tidak baik atau bahkan diharamkan, seperti judi, minum khamr, mencuri, mengambil hak orang lain, zhalim, durhaka kepada orang tua dan segenap perbuatan haram lainnya. Termasuk ke dalam permasalahan ini adalah musik dan gambar makhluk bernyawa. Banyak orangtua dan guru yang tidak mengetahui keharaman dua perkara ini, sehingga mereka membiarkan anak-anak bermain-main dengannya. Bahkan lebih dari itu -kita berlindung kepada Allah-, sebagian mereka menjadikan dua perkara ini sebagai metode pembelajaran bagi anak, dan memuji-mujinya sebagai cara belajar yang baik! Padahal Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam pernah bersabda tentang musik, لَيَكُونَنَّ مِنْ أُمَّتِي أَقْوَامٌ يَسْتَحِلُّونَ اَلْحِرَ وَالْحَرِيْرَ وَالْخَمْرَ وَالْمَعَازِف
  • Galeri Video
    FAQ
    Back to Top Halaman ini diproses dalam waktu : 0.041589 detik
    Diakses dari alamat : 54.160.177.33
    Jumlah pengunjung: 4454725
    Lihat versi mobile
    Best Viewed with Mozilla Firefox 1280X768
    © Copyright 2013 Pusat Informasi dan Humas Kementerian Agama. All Rights Reserved.